Ada masanya kita begitu antusias dan bersemangat dengan pekerjaan.
Namun tidak jarang pula, saat kita beranjak dari kasur untuk berangkat
ke sekolah atau ke kantor pun kita merasa segan, bahkan pekerjaan terasa
salah semua dan pesimis seakan melanda.
Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab menurunnya kepercayaan-dirian dalam bekerja. Misalnya beberapa hari terakhir ini, kamu ada masalah dengan teman, atau kamu tidak menempatkan fokus dengan baik. Selain itu, hormon juga bisa mempengaruhi kondisi mood sehingga kamu merasa pesimis dan kurang percaya diri.
1. Sering berpikir yang ‘tidak-tidak’ tentang diri kita.
Jangan pernah memandang sebelah mata terhadap diri kita. Semua yang kita miliki adalah anugerah Tuhan yang pasti ada manfaatnya. Kita harus percaya akan kemampuan kita sendiri terlebih dahulu.
2. “Takut Salah” bisa membuat kita tidak maju.
Jika kita selalu takut salah dalam melakukan sesuatu alias paranoid, maka pastinya kita tidak akan pernah bisa berhasil. Janganlah takut salah! Karena kesalahan sebenarnya adalah langkah awal menuju keberhasilan.
3. Jika kita bergaul dengan pengecut, otomatis kita juga akan jadi pengecut, pergaulan bisa mempengaruhi kepribadian kita.
Yakinlah, sedikit banyak, rasa kepercayadirian kita sangat dipengaruhi oleh lingkungan dimana kita berada. Oleh sebab itu, pandai-pandailah mencari teman atau pergaulan yang memiliki kepercayaan tinggi. Hal ini bertujuan agar kita bisa menyerap ‘cara berpikir’ mereka yang bisa membuat mereka menjadi confindence dan berhasil!
4. Tidak perlu terpengaruh pendapat orang lain.
Kita seringkali terpengaruh dengan pendapat orang lain. Sayangnya, tidak semua pendapat itu benar. Pendapat atau masukan dari luar boleh saja kita tampung. Tugas kita adalah mengolahnya, sekaligus sebagai evaluasi diri. Jika ada pendapat yang justru membuat kita menjadi mundur dan tidak berhasil, maka kita perlu menolaknya, tanpa perlu terpengaruh oleh pendapat itu. Singkat kata, hilangkan jauh-jauh rasa minder dalam diri kita. Kita tidak perlu resah dengan kekurangan yang ada. Jika ada melakukan kesalahan, tinggal perbaiki kesalahan yang dibuat, dan jadikan kesalahan itu sebagai pengalaman. Kesalahan adalah guru yang menyemangati kita untuk memperbaikinya.
Menulis setiap hari membuat kamu melakukan refleksi diri setiap hari. Refleksi harian atau catatan diary dapat membantu menguatkan apa yang kamu ketahui, apa yang kamu pelajari, dan apa yang masih perlu
Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab menurunnya kepercayaan-dirian dalam bekerja. Misalnya beberapa hari terakhir ini, kamu ada masalah dengan teman, atau kamu tidak menempatkan fokus dengan baik. Selain itu, hormon juga bisa mempengaruhi kondisi mood sehingga kamu merasa pesimis dan kurang percaya diri.
1. Sering berpikir yang ‘tidak-tidak’ tentang diri kita.
Jangan pernah memandang sebelah mata terhadap diri kita. Semua yang kita miliki adalah anugerah Tuhan yang pasti ada manfaatnya. Kita harus percaya akan kemampuan kita sendiri terlebih dahulu.
2. “Takut Salah” bisa membuat kita tidak maju.
Jika kita selalu takut salah dalam melakukan sesuatu alias paranoid, maka pastinya kita tidak akan pernah bisa berhasil. Janganlah takut salah! Karena kesalahan sebenarnya adalah langkah awal menuju keberhasilan.
3. Jika kita bergaul dengan pengecut, otomatis kita juga akan jadi pengecut, pergaulan bisa mempengaruhi kepribadian kita.
Yakinlah, sedikit banyak, rasa kepercayadirian kita sangat dipengaruhi oleh lingkungan dimana kita berada. Oleh sebab itu, pandai-pandailah mencari teman atau pergaulan yang memiliki kepercayaan tinggi. Hal ini bertujuan agar kita bisa menyerap ‘cara berpikir’ mereka yang bisa membuat mereka menjadi confindence dan berhasil!
4. Tidak perlu terpengaruh pendapat orang lain.
Kita seringkali terpengaruh dengan pendapat orang lain. Sayangnya, tidak semua pendapat itu benar. Pendapat atau masukan dari luar boleh saja kita tampung. Tugas kita adalah mengolahnya, sekaligus sebagai evaluasi diri. Jika ada pendapat yang justru membuat kita menjadi mundur dan tidak berhasil, maka kita perlu menolaknya, tanpa perlu terpengaruh oleh pendapat itu. Singkat kata, hilangkan jauh-jauh rasa minder dalam diri kita. Kita tidak perlu resah dengan kekurangan yang ada. Jika ada melakukan kesalahan, tinggal perbaiki kesalahan yang dibuat, dan jadikan kesalahan itu sebagai pengalaman. Kesalahan adalah guru yang menyemangati kita untuk memperbaikinya.
- LALU APA? BAGAIMANA AGAR KEPERCAYAAN DIRI ITU WILL COME BACK???
Menulis setiap hari membuat kamu melakukan refleksi diri setiap hari. Refleksi harian atau catatan diary dapat membantu menguatkan apa yang kamu ketahui, apa yang kamu pelajari, dan apa yang masih perlu